Mengungkap Skandal Seks Terbesar Bintang K-Pop

OhGreat.id – Dunia baru-baru ini dikejutkan dengan terkuaknya skandal seks terbesar dalam sejarah hiburan Korea Selatan. Dua orang artis, Lee Seung-hyun dan Jung Joon-young bertanggung jawab atas tersebarnya sejumlah video seks wanita-wanita di sana. Para wanita tersebut diperantarai untuk menyediakan layanan seks kepada beberapa kalangan atas mulai dari pengusaha, hingga pejabat publik. Tak berhenti di situ, keduanya juga secara diam-diam merekam aktivitas seksual tersebut dan mengedarkannya lagi.

Kini, pihak kepolisian sudah menahan keduanya dan penyelidikan lebih lanjut akan tetap dilakukan. Dilansir dari CNBC, masih ada beberapa dokumen yang ditelusuri untuk memperkuat bukti. Kabar ini mencoreng wajah dunia hiburan Korea Selatan. Namun, dari kacamata lain, terkuaknya fakta ini menyingkap borok di balik gemerlapnya para pegiat K-Pop.

Berawal Dari Grup KakaoTalk
Variety merilis, fakta ini tidak akan muncul ke permukaan jika tidak ada keberanian dari seorang pengacara bernama Bang Jung-hyun. Ia yang pertama kali mengulik soal percakapan di grup Kakao Talk Seung-hyun dan Joon Young. Jung-hyun pun berinisiatif menemui korban-korban yang ia identifikasi lewat video tersebut. Kejutannya adalah, sebagian besar korban mengaku tidak tahu atau tidak sadar aktivitas seks mereka direkam dan kemudian disebarluaskan. Setelah mendapat cukup bukti, ia melapor ke Komisi Anti Korupsi dan HAM.

Polisi pun langsung melakukan penggerebekan di tempat hiburan malam yang dikelola Seung-hyun, pekan lalu. Tidak lama setelahnya, pria yang lebih popular disapa Seungri tersebut pun langsung ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan Seungri sebagai tersangka langsung berefek domino pada saham YG Entertainment, perusahaan tempat ia bernaung, yang turun hingga 14%.

Setelah kelakuannya diketahui seluruh publik Korea bahkan dunia, Seungri langsung menyatakan mundur dari dunia hiburan. Ia meminta maaf kepada para fans dan semua pihak atas apa yang ia lakukan. Pakar dan pemerhati Korea dari University of Chicago Jenna Gibson menyebut skandal Seungri ini adalah skandal seksual terparah yang melibatkan bintang Kpop sepanjang sejarah.

Wanita Selalu Menjadi Korban
Kejahatan seksual di Korea Selatan memang sudah jadi sorotan beberapa tahun belakangan. Sebelum ini, pernah heboh soal kamera tersembunyi di toilet wanita dan kemudian videonya disebar ke situs terlarang.  Korbannya yang sebagian besar wanita, tidak punya ruang untuk mengadu karena budaya di Korea Selatan masih selalu menyudutkan pihak perempuan. AFP pernah melakukan survey, korban pelecehan seksual di Korea Selatan, sulit mengakui bahwa dirinya korban.


“Idealnya wanita tidak perlu khawatir reputasi mereka hancur karena masalah ini, seharusnya pria yang malu. Agensi Kpop khawatir reputasi perusahaan mereka akan hancur. Lantaran, mereka menganggap aktor atau penyanyi perempuan adalah produk dan khawatir produknya tidak laku lagi dijual di pasaran,” ujar aktivis wanita Korea Selatan, Kang Min-jin.

Industri hiburan Korea Selatan memang memiliki sejarah gelap bagi perempuan yang jadi korban skandal seks, terutama jika ‘video porno’ mereka tersebar. Seperti yang dikutip dari CNBC, peneliti dari Korean Women Development Institute, Lee Soo-yeon memaparkan kasus yang terjadi pada tahun 2000-an. Kala itu, ada seorang penyanyi wanita yang direkam secara ilegal saat berhubungan seks.

Beberapa lama setelahnya, ia mengalami konflik dengan manajernya. Sang manajer pun langsung menyebar video tersebut karena mengaku sakit hati. Bukannya mendapat simpati dari sebagian besar masyarakat, sang penyanyi justri mendapatkan kritik. Ia dianggap tidak bisa menjaga sikapnya sebagai seorang wanita. Kasus ini bahkan sampai disiarkan secara luas di televisi.

“Mereka dipandang sebagai tokoh publik yang tidak bertanggung jawab dan hidup bebas karena tidur dengan pria yang bukan suaminya. Jadi, sebagian adalah kesalahan mereka bahwa kebocoran itu terjadi,” kata Soo-yeon kepada AFP.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *