Industrial Metal Kembali “BANGKIT BERDIRI” Saat Pandemi Melalui ENERGI TANPA BATAS

Lagu Bangkit berdiri ini ada karena berkaca dengan kondisi pandemi saat ini dimana saat pandemi banyak pengaruh besar rasa sosial, solidaritas, toleransi semakin menurun, dan tingkat emosional dan ego meningkat. Banyak pekerjaan dan usaha drop tanpa tahu kapan kembali pulih.

Sore hari yang cukup cerah di bilangan SCBD, sambil memandang lalu lalang manusia yang tampil rapi hilir mudik walau tak sebanyak saat pandemi menyerang. Sejenak sebelum kembali pulang kerumah sambil cari ide buat materi website ini biar isinya kaga tentang kampus atau Kang Es naek merci. Sambil bakar rokok sebatang dua bats lalu gua keinget punya kontak mas Edwin, salah satu pentolan Energi Tanpa Batas, kebetulan juga beberapa hari lalu gua abis eksplore album barunya di Spotify, Bangkit Berdiri.

Fix, gw mau bikin review ni Band. Apalagi di sekitaran gua sudah mulai banyak yang mempertanyakan tentang keberlangsungan musisi independen selama pandemi ini. Nah setelah sempat ngobrol singkat dengan beberapa pertanyaan via Whatsapp, Edwin Energi Tanpa Batas pun mengamini bahwa musisi, khususnya musisi independen saat ini memang sedang terpuruk dalam hal karya, bahkan ada banyak pula yg vakum atau bubar dahulu untuk bermusik karena sepinya event akibat dampak pandemi ini.  Tapi ada juga banyak beberapa band/soloist justru meluncurkan karya.. Disinilah justru terlihat mana yang benar-benar musisi dan hanya sekedar bermusik.

“Bangkit Berdiri” , judul dari lagu band yang di gawangi oleh Edwin (Bass & Vocal serta pendiri ETB) serta Sandy sebagai penggebuk Drum. Bangkit Berdiri seakan menjadi penegasan bahwa Industrial Metal belum mati dan siap untuk Bangkit BERDIRI! Dan tentunya secara pengemasan lirik cukup relate dengan keadaan saat ini sih, dimana sudah satu tahun lebih kita bersama di hantam pandemi yang tak kunjung ada ujungnya. Dan kita selalu harus bisa untuk berdiri bangkit untuk hidup tanpa harus menunggu orang lain iba dan ketergantungan atas orang lain.

Nah Edwin juga sedikit menceritakan bahwa Lagu Bangkit berdiri ini ada karena berkaca dengan kondisi pandemi saat ini dimana saat pandemi banyak pengaruh besar rasa sosial, solidaritas, toleransi semakin menurun, dan tingkat emosional dan ego meningkat. Banyak pekerjaan dan usaha drop tanpa tahu kapan kembali pulih. Pesan yang ingin disampaikan dari lagu ini menurutnya adalah “Apapun yg terjadi  pada ekonomi dan kehidupan, pandangan manusia kita tidak boleh mengemis/merangkak/melata. Kita harus tetap bangkit dan berdiri.

Di iringi musik khas Industrial metal yaitu perpaduan musik industrial dan heavy metal. Dimana aroma Heavy metal, riffs, sampling, synthesizer dan distorsi vokal yang cukup dominan di telinga kamu saat lagu ini diputar sampai habis dan pastinya akan membakar semangat kamu lagi.

Bangkit memanglah sebuah keharusan dan jangan jadikan itu pilihan. Karena kamu bisa bangkit jika kamu bisa melihat sekitar kamu lebih luas. Seperti Energi Tanpa Batas yang walau terhadang keterbatasan utuk berinteraksi dari gigs ke gigs saat ini, namun mereka tetap berkarya dengan memanfaatkan platform yang ada saat ini. Edwin ETB mengatakan bahwa dia juga merasakan Dampak digital Platform dimasa sekarang ini sangat bermanfaat sekali selain untuk mengurangi budget tentunya juga lebih luasnya dari segi pendengar nya bagi musisi independen untuk berkarya.

Nah sebagai penutup diskusi singkat via whatsapp ini gw coba sedikit menyenggol tentang PP (peraturan presiden yak bukan yang lain) yang baru-baru ini di teken yaitu PP 56/2021 tentang pengelolaan royalti hak cipta lagu dan musik. Dari beberapa orang yang sempet gw ajak ngobrol dan kebetulan sih, emang hampir semua musisi reguleran di cafe. Mereka sangat keberatan sih intinya, karena bukan keinginan mereka juga untuk bawain lagu musisi lain, tapi karena request dari pengunjung. Lagipula bukannya harusnya mereka berterima kasih ya karena lagu mereka kita promosiin disana, ungkap temen gw yang gak mau di sebutin namanya disini. Sedikit berbeda dengan pendapat Edwin Energi Tanpa Batas, menurutnya ada dua efek yang bisa di timbulkan atas Peraturan ini diantaranya yaitu :

Positif nya adalah musisi harus dituntut untuk berkarya orisinil bukan selamanya mengcover

Negatifnya penghasilan pada band reguler cafe to cafe akan semakin memberatkan dan juga lampu sorot ada pada musisi yang telah memiliki karya, pada dasarnya mereka juga sangat terbantu oleh band2/soloist yang mencover karyanya sebagai bentuk promosi publikasi ke masyarakat.

Selain perihal teknis dan ekonomis yang ditemukan disini, perlu juga di sorot tentang regulasi hak cipta yang masih memiliki celah dan harus di kawal bersama. Tentunya ini akan menjadi sesuatu warna baru yang akan kita semua temui, dalam perjalanan kita untuk Bangkit Berdiri!

(Visited 26 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *