Genjot Jumlah Pengunjung Museum dengan Ngopi

OhGreat.id – Sebuah terobosan berani dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI jakarta untuk meningkatkan daya tarik museum. Menggandeng Masyarakat Kopi Indonesia, Dinpar mengadakan Kopikan Museum, sebuah langkah yang menggabungkan budaya minum kopi dan mengunjungi museum.

Nantinya, akan dibangun kedai kopi di sejumlah museum yang ada di kawasan DKI Jakarta. Pembukaan Kopikan Museum digelar di Museum Sejarah Jakarta pada Selasa (23/7) pagi. Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Dinas Parisiwata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Edy Junaedi.

Edy berharap, langkah ini bisa menjaring dua target sekaligus. Selain meningkatkan jumlah pengunjung museum dengan kopi sebagai daya tarik, juga untuk memperkenalkan kopi-kopi yang dimiliki Indonesia.

“Kopikan Museum ini sebuah gerakan untuk mendongkrak jumlah pengunjung museum. Selain itu juga isu yang dibawa juga tentang kekayaan kopi Nusantara. Nanti disampaikan ada 300 jenis kopi dari seluruh Indonesia,” tutur Edy ketika ditemui OhGreat setelah pembukaan.

“Tujuan akhirnya jelas agar geliat pariwisata semakin meningkat. Selama ini kalau ke museum cari minuman itu sulit, apalagi kopi. Intinya kami berterima kasih untuk semua pihak yang partisipasi karena ini bisa menjadi daya dukung untuk kawasan,” lanjutnya.

Langkah ini terbilang inovatif dan berani. Pasalnya, budaya minum kopi beberapa tahun belakangan mulai menggeliat di kalangan muda. Sementara itu di sisi lain, generasi muda ini masih belum memiliki ketertarikan besar terhadap hal-hal yang berbau masa lalu. Namun, Edy tetap yakin program ini akan berjalan dengan baik.

“Ngopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda di Jakarta, sudah seperti agama kalau boleh dibilang. Sebenarnya komunitas kopi di nusatara sudah baik. Indonesia kan banyak museum, kenapa tidak dibuat menjadi tempat yang atraktif?” tuturnya.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *