Fakta Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia

OhGreat.id – Timnas U-23 Indonesia sebentar lagi akan berjibaku di kualifikasi Piala Asia 2019. Anak asuh Indra Sjafri sudah bertolak ke Hanoi, Vietnam, sejak Senin (18/3) pagi. Nantinya, Garuda Muda akan berjibaku menghadapi tim tuan rumah, Thailand, hingga Brunei Darussalam pada 22 hingga 26 Maret 2019.

Beberapa nama beken seperti Egy Maulana, Saddil Ramdani, dan Witan Sulaiman, masuk ke dalam rombongan. Padahal, dua nama pertama bukan merupakan bagian dari tim yang baru saja menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Thailand beberapa waktu lalu.

Macan Kemayoran Tak Sumbang Pemain.
Dari 24 nama yang dipilih, tidak satu pun pemain berseragam tim juara Liga 1 2018, Persija Jakarta. Tercatat, Macan Kemayoran adalah satu-satunya tim lima besar yang tak menyumbang pemain di timnas U-23.

Sesuatu yang miris untuk ukuran tim juara. Tidak usah bicara tim lima besar, tim degradasi macam PSMS Medan dan Mitra Kukar pun masih bisa menyumbang pemain. Masing-masing atas nama Fredyan Wahyu dan Luthfi Kamal.

Peringkat kedua Liga 1 2018, PSM Makassar, masih mengirimkan satu pemain yakni Asnawi Mangkualam. Bhayangkara FC bahkan menyumbang terbanyak dengan tiga pemain yakni Sani Rizki, Nurhidayat, dan Bagas Adi. Persib Bandung diwakili Gian Zola dan Persebaya mengutus Osvaldo Haay.

Sejatinya, di skuat saat ini ada pemain yang pernah membela tim muda Persija Jakarta yakni Samuel Christianson. Namun, beberapa waktu lalu, tim ibu kota memutuskan melepas yang bersangkutan.

Kejutan dari Indra Sjafri
Indra Sjafri membuat kejutan di detik-detik terakhir pemberangkatan tim ke Hanoi. Ia mendepak Todd Rivaldo Ferre dari daftar tim utama yang akan dipersiapkan untuk bisa lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020 mendatang.

Padahal, ia merupakan salah satu pemain penting di tubuh tim generasinya. Masih segar ingatan ketika ia menyumbang hat-trick ketika menghadapi Qatar di turnamen Piala Asia U-19 2018 silam.

Posisi Rivaldo di lini tengah akan digantikan oleh Egy Maulana dan Saddil Ramdani. Anehnya, kedua pemain tersebut lebih banyak menghabiskan waktu di luar negeri beberapa bulan belakangan bersama timnya masing-masing.

Déja Vu Timnas Era Evan Dimas
Kondisi hampir mirip pernah dialami oleh Indra Sjafri beberapa tahun lalu. Kala itu, ia baru saja membawa Evan Dimas dkk menjuarai Piala AFC U-19 2013 di Sidoarjo. Indonesia sukses mengalahkan Vietnam dalam drama adu penalti.

Tak lama setelahnya, Indonesia langsung dihadapkan dengan agenda serupa yakni Kualifikasi Piala Asia U-23. Hasilnya, sang juara pun babak belur dan gagal memenuhi target yang diharapkan.

Tahun ini, situasinya sama, targetnya adalah lolos ke fase grup Piala Asia U-23 2020 mendatang. Indra Sjafri pun langsung menebar janji menargetkan anak asuhnya lolos semifinal untuk tembus Olimpiade di Jepang pada tahun yang sama.

(Visited 2 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *