#AnakTwitterMulung: Tidak Semua Netizen Itu Nyinyir Kok!

OhGreat – Mungkin banyak orang yang mengira bahwa netizen atau warganet hanyalah sekelompok orang yang gemar memberikan komentar-komentar miring di internet. Tapi, saya berani jamin kalau tak semua netizen seperti itu.

Pekan lalu, saya yang sedang penat dengan urusan pekerjaan memutuskan untuk mengambil waktu rehat sejenak dan berselancar di dunia maya. Twitter menjadi pilihan utama saya ketika itu. Ketika sedang asyin scrolling lini masa, saya tiba-tiba melihat ada cuitan dengan tagar AnakTwitterMulung. Wah saya langsung penasaran dan berusaha mencari tahu ada apa di balik tagar tersebut.

Tak lama setelahnya, saya mengetahui bahwa tagar itu merupakan salah satu bentuk acara sosial yang digagas oleh para netizen. Saya pun memutuskan untuk segera bergabung dengan gerakan ini.

Gerakan #AnakTwitterMulung ini merupakan gagasan dari salah satu netizen bernama Fau. Melalui akun Twitter miliknya, ia berusaha untuk mengajak banyak netizen untuk berkumpul dan memunguti sampah yang berada di bilangan Kota Tua, Jakarta Barat.

Cuitan ini pun mendapat respon yang positif dari para sobat misqueen penghuni Twitter. Tak hanya yang berdomisili di Jakarta. Tapi banyak juga para penduduk kota lain yang tertarik untuk mengikuti gerakan ini.

Singkat cerita, saya langsung berangkat ke lokasi tempat berkumpul yang sudah disepakati oleh para anggota. Sekitar pukul 17.00 pada hari Minggu (17/3), ada cukup banyak manusia yang berkumpul di Kota Tua. Sebagian diantaranya merupakan anggota dari gerakan #AnakTwitterMungut.

Pada pukul 17.30, para netizen yang sudah berkumpul langsung bergerak dan mulai memunguti sampah yang berserakan di wilayah Kota Tua. Saya beserta dua rekan saya (yang tak diundang) ikut bergerak. Setelah sekitar satu jam, para anggota gerakan sudah mengumpulkan cukup banyak sampah. Kira-kira ada sekitar 10-15 kantong sampah yang berhasil dikumpulkan.

“Sebenarnya gerakan ini nggak terinspirasi dari apa-apa. Cuma, ini berdasarkan pengalaman di tahun 2017. Jadi, ceritanya gue main ke sini. Ini kan penuh banget ya. Terus bingung mau duduk di mana. Terus gue langsung berinisiatif mungutin sampah aja,” kata sang founder dari gerakan ini, Fau ketika ditemui tim OhGreat di wilayah Kota Tua.

Kesuksesan dari edisi pertama #AnakTwitterMulung ini pun membuat Fau tak ragu untuk mengadakan edisi-edisi selanjutnya. Ia bahkan berjanji akan segera menentukan tempat yang sesuai untuk melakukan gerakan seperti ini di lokasi-lokasi yang berbeda.

“Kita kan menyebar kebaikan. Itu kan gak bisa berhenti di satu titik ya. Maksudnya, kalau bisa mengispirasi orang banyak dan bisa ngajak teman-teman yang lain juga, yaudah kenapa nggak.”

“Besok di Ragunan kali ya. Ragunan kayaknya seru ya. Sambil wisata. Atau mungkin kita bisa ambil masukan dari teman-teman untuk lokasi mulung yang enak kira-kira dimana. Jadi, muter aja sih ya. Karena kan banyak yang dari Depok, Tangerang, supaya dekat sama wilayahnya masing-masing aja,” kata Fau menambahkan.

Selain berhasil digelar di Jabodetabek, gerakan #AnakTwitterMulung ini ternyata juga dilakukan oleh para netizen di kota-kota lain. Samarinda, Jogjakarta, Medan, Bandung, Purwokerto dan Malang.

Saya pribadi tentunya berharap gerakan ini dapat menjadi inisiator atau inspirasi dari gerakan-gerakan sejenisnya. Karena, do good, and good things will happen.

(Visited 5 times, 1 visits today)

1 Comment

  1. Fau March 21, 2019 at 2:57 pm

    THANK YOUUUUUUU

    Reply

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *