Sasha Grey yang Berani Mendobrak

OhGreat.id – Makeup dalam industri visual dewasa sudah menjadi ciri khas sendiri. Seringkali para model tampil dengan riasan wajah yang mencolok mulai dari alis, pipi, hingga ke bibir. Seperti ada semacan kesepakatan tidak tertulis bahwa makeup harus ditampilkan demikian.

Anggapan ini diperkuat oleh pernyataan salah satu bintang dewasa, Tash Reign, dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Lifestyle. Menurutnya, makeup sudah menjadi identitas para pelakon wanita saat beraksi di depan kamera.

“Ini adalah pekerjaan yang menuntut tenaga dan membuat kami berkeringat. Maka dari itu, makeup harus dibuat bertahan lama. Tetapi di sisi lain jika makeup tidak berantakan, artinya aku tidak melakukannya dengan maksimal,” katanya.

Salah satu makeup artist yang sudah malang melintang di industri pornogrfi, Rebecca Lee, memperkuat pernyataan Reign soal riasan wajah para pemain. Semakin bertahan lama, semakin dianggap bagus pula pekerjaannya merias wajah.

Tidak hanya ketika di set, makeup juga jadi aspek krusial ketika para bintang porno menghadiri berbagai acara, salah satunya adalah ajang penghargaan AVN Awards yang sudah seperti Oscars bagi industri film dewasa. Biasanya acara tersebut dihadiri banyak penggemar dari berbagai belahan dunia.

Lee menambahkan, para penggemar datang untuk melihat bintang favorit mereka dengan tampilan yang tidak jauh berbeda dari apa yang mereka lihat di internet. “Acara seperti AVN Awards tidak dihadiri dari kalangan pekerja industri saja. Bahkan 60 persen di antaranya berasal dari undangan umum, 40 persen sisanya barulah dari para kru, artis, atau sutradara,” ucap Lee.

Berbicara soal riasan di wajah, ada satu orang yang berani mendobrak itu semua. Pemain porno tidak harus memiliki rambut pirang dengan makeup menor, maskara tebal, bibir merekah, wajah hampir oranye dan kulit coklat mengkilap. Orang itu adalah Sasha Grey.

Pada awal kedatangannya di pertengahan 2000, Grey mendobrak dunia visual dewasa dengan tampilan baru. Tidak ada lagi riasan wajah hebring seperti yang dilakukan oleh para pendahulunya. Justru ia meilih tampil natural dan apa adanya, dan hanya melakukan sedikit sentuhan pada wajahnya.

“Aku ingin tetap memakai makeup tetapi tidak ingin terlihat terlalu mencolok. Satu hal yang pasti, aku harus melakukan sesuatu terhadap alisku. Aku melihat Danzig yang kemudian menjadi inspirasi,” kata Grey dalam wawancaranya dengan Allure.

Grey seperti diketahui, menjadi pionir bagi artis porno setelahnya untuk tampil dengan riasan wajah minimalis. Setelah itu barulah bermunculan nama-nama lain, di antaranya ada Stoya, Kylie Quinn, hingga Joseline Kelly. Baginya, menjadi artis porno tidak melulu lekat dengan stereotype wanita penghibur.

“Penting bagiku untuk menolak anggapan klise tentang wanita di industri film dewasa. Salah satunya adalah dengan mengubah tampilan, gaya, serta attitude yang berbeda dari biasanya,” katanya lagi.

(Visited 33 times, 1 visits today)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *